<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>leptospirosis &#8211; Klinik An Nur</title>
	<atom:link href="https://annurlab.com/tag/leptospirosis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://annurlab.com</link>
	<description>Mitra Kesehatan Pendukung Kesuksesan Anda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Oct 2021 08:50:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://annurlab.com/wp-content/uploads/2020/12/Logo-annur.png</url>
	<title>leptospirosis &#8211; Klinik An Nur</title>
	<link>https://annurlab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gejala dan Fase Perkembangan Penyakit Leptospirosis</title>
		<link>https://annurlab.com/gejala-dan-fase-perkembangan-penyakit-leptospirosis/</link>
					<comments>https://annurlab.com/gejala-dan-fase-perkembangan-penyakit-leptospirosis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Oct 2021 01:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[leptospirosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1537</guid>

					<description><![CDATA[Leptospirosis adalah penyakit dari sebuah bakteri yang menyerang manusia dan hewan yang berasal dari bakteri genus Leptospira. Wabah penyakit ini sering muncul pada saat musim penghujan. Penyebabnya biasanya karena urin dari hewan yang terinfeksi bakteri genus Leptospira ini tercapur dengan genangan air dan masuk ke dalam tubuh manusia. Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/gejala-dan-fase-perkembangan-penyakit-leptospirosis/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Gejala dan Fase Perkembangan Penyakit Leptospirosis"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Leptospirosis adalah penyakit dari sebuah bakteri yang menyerang manusia dan hewan yang berasal dari bakteri genus Leptospira. Wabah penyakit ini sering muncul pada saat musim penghujan.</p>



<p>Penyebabnya biasanya karena urin dari hewan yang terinfeksi bakteri genus Leptospira ini tercapur dengan genangan air dan masuk ke dalam tubuh manusia.</p>



<p>Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut). Selain itu, bakteri juga dapat masuk melalui kulit yang rusak atau terluka.</p>



<p>Bakteri ini biasanya menginfeksi hewan mulai dari tikus hingga berbagai hewan liar lainnya, dan bahkan tidak menutup kemungkinan sejumlah hewan peliharaan pun dapat terinfeksi bakteri penyebab leptospirosis.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Gejala Terinfeksi Leptospirosis</h4>



<p>Pada manusia, Leptospirosis dapat menyebabkan berbagai gejala antara lain:</p>



<p>-Demam tinggi<br>-Sakit kepala<br>-Panas dingin<br>-Nyeri otot<br>-muntah<br>-Penyakit kuning (kulit dan mata kuning)<br>-mata merah<br>-Sakit perut<br>-Diare<br>-Ruam</p>



<p>Karena banyaknya gejala dari leptospirosis ini, seringkali gejala dari penyakit ini disalahartikan sebagai penyakit lain. Selain itu, beberapa orang yang terinfeksi mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali.</p>



<p>Bahaya dari penyakit leptospirosis jika dibiarkan saja tanpa pengobatan dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang), gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Fase Serangan Leptospirosis</h4>



<p>Waktu antara paparan seseorang ke sumber yang terkontaminasi dan menjadi sakit adalah 2 hari sampai 4 minggu. Penyakit biasanya dimulai tiba-tiba dengan demam dan gejala lainnya. Leptospirosis dapat terjadi dalam dua fase:</p>



<p>Fase pertama, biasanya diawali dengan dengan demam, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, muntah, atau diare. Pasien dapat sembuh untuk sementara waktu tetapi dapat kembali sakit.</p>



<p>Jika fase kedua terjadi, itu lebih parah; orang tersebut mungkin mengalami gagal ginjal atau hati atau meningitis.</p>



<p>Penyakit ini berlangsung dari beberapa hari sampai 3 minggu atau lebih. Tanpa pengobatan, pemulihan mungkin memakan waktu beberapa bulan. <strong>***</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/gejala-dan-fase-perkembangan-penyakit-leptospirosis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengenal Leptospirosis, Penyakit Mematikan yang Bisa Muncul Saat Musim Penghujan</title>
		<link>https://annurlab.com/mengenal-leptospirosis-penyakit-mematikan-yang-bisa-muncul-saat-musim-penghujan/</link>
					<comments>https://annurlab.com/mengenal-leptospirosis-penyakit-mematikan-yang-bisa-muncul-saat-musim-penghujan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2021 08:29:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[leptospirosis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1533</guid>

					<description><![CDATA[Ketika memasuki musim penghujan, berbagai macam penyakit dapat muncul dan menyerang siapa saja. Penyakit ini mulai dari flu, demam berdarah, malaria, batuk, hingga leptospirosis. Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai penyakit leptospirosis. Penyakit yang satu ini diketahui banyak disebarkan oleh hewan pengerat seperti tikus melalui urinnya. Pengertian Leptospirosis Leptospirosis adalah penyakit dari &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/mengenal-leptospirosis-penyakit-mematikan-yang-bisa-muncul-saat-musim-penghujan/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Mengenal Leptospirosis, Penyakit Mematikan yang Bisa Muncul Saat Musim Penghujan"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika memasuki musim penghujan, berbagai macam penyakit dapat muncul dan menyerang siapa saja. Penyakit ini mulai dari flu, demam berdarah, malaria, batuk, hingga leptospirosis.</p>



<p>Pada artikel ini, kita akan membahas lebih lanjut mengenai penyakit leptospirosis. Penyakit yang satu ini diketahui banyak disebarkan oleh hewan pengerat seperti tikus melalui urinnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Pengertian Leptospirosis</h4>



<p>Leptospirosis adalah penyakit dari sebuah bakteri yang menyerang manusia dan hewan. Penyebabnya adalah bakteri dari genus Leptospira. Pada manusia, ini dapat menyebabkan berbagai gejala, beberapa di antaranya mungkin sering disalahartikan sebagai penyakit lain. Selain itu pada beberapa kasus, orang yang terinfeksi mungkin tidak memiliki gejala sama sekali.</p>



<p>Bahaya dari penyakit leptospirosis ini yakni jika dibiarkan saja tanpa pengobatan, Leptospirosis dapat menyebabkan kerusakan ginjal, meningitis (radang selaput di sekitar otak dan sumsum tulang belakang), gagal hati, gangguan pernapasan, dan bahkan kematian.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Penyebaran Bakteri Genus Leptospira</h4>



<p>Bakteri penyebab leptospirosis menyebar melalui urin hewan yang terinfeksi, yang dapat masuk ke air atau tanah dan dapat bertahan hidup di sana selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan.</p>



<p>Hewan yang paling dikenal menyebarkan bakteri ini adalah tikus, namun tidak menutup kemungkinan jika terdapat berbagai jenis hewan liar dan hewan peliharaan lainnya yang juga membawa bakteri tersebut.</p>



<p>Ketika hewan-hewan ini terinfeksi, mereka mungkin tidak memiliki gejala penyakit. Namun hewan yang terinfeksi dapat terus mengeluarkan bakteri ke lingkungan secara terus menerus atau sesekali selama beberapa bulan hingga beberapa tahun.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Cara Penularan</h4>



<p>Manusia dapat terinfeksi melalui:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Kontak dengan urin (atau cairan tubuh lainnya, kecuali air liur) dari hewan yang terinfeksi.</li><li>Kontak dengan air, tanah, atau makanan yang terkontaminasi urin hewan yang terinfeksi.</li></ul>



<p>Bakteri dapat masuk ke dalam tubuh melalui kulit atau selaput lendir (mata, hidung, atau mulut), terutama jika kulit rusak karena tergores atau terdapat luka yang terbuka.</p>



<p>Selain itu meminum air yang telah terkontaminasi juga dapat menyebabkan infeksi. Adapun wabah leptospirosis biasanya disebabkan oleh paparan air yang terkontaminasi, seperti air banjir.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Pencegahan Penularan</h4>



<p>Risiko tertular leptospirosis dapat dikurangi dengan tidak berenang atau berendam di air yang mungkin terkontaminasi urin hewan. Selain itu dapat juga menghindari kontak dengan hewan yang berpotensi terinfeksi misalnya tikus.</p>



<p>Selain itu, sebagai upaya pencegahan, penggunaan pakaian pelindung atau alas kaki wajib dikenakan oleh orang-orang yang harus berinteraksi dengan air atau tanah yang berpotensi terkontaminasi bakteri seperti di kawasan yang mengalami kebanjiran. <strong>***</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/mengenal-leptospirosis-penyakit-mematikan-yang-bisa-muncul-saat-musim-penghujan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
