<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>GERD &#8211; Klinik An Nur</title>
	<atom:link href="https://annurlab.com/tag/gerd/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://annurlab.com</link>
	<description>Mitra Kesehatan Pendukung Kesuksesan Anda</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Jan 2022 07:06:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://annurlab.com/wp-content/uploads/2020/12/Logo-annur.png</url>
	<title>GERD &#8211; Klinik An Nur</title>
	<link>https://annurlab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Cegah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)</title>
		<link>https://annurlab.com/cara-cegah-gastroesophageal-reflux-disease-gerd/</link>
					<comments>https://annurlab.com/cara-cegah-gastroesophageal-reflux-disease-gerd/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 12 Jan 2022 03:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[Wawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Asam lambung]]></category>
		<category><![CDATA[GERD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1592</guid>

					<description><![CDATA[Gastroesophageal reflux disease atau yang sering disebut GERD merupakan sebuah penyakit pencernaan. Dalam hal ini yang terjadi yakni dimana asam lambung mengiritasi lapisan dalam saluran makanan atau kerongkongan. Refluks asam lambung dan heartburn lebih dari dua kali seminggu dapat mengindikasikan Anda mengidap GERD. Adapun gejala yang sering dijumpai ketika terserang GERD meliputi nyeri panas di &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/cara-cegah-gastroesophageal-reflux-disease-gerd/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Cara Cegah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Gastroesophageal reflux disease atau yang sering disebut GERD merupakan sebuah penyakit pencernaan.</p>



<p>Dalam hal ini yang terjadi yakni dimana asam lambung mengiritasi lapisan dalam saluran makanan atau kerongkongan.</p>



<p>Refluks asam lambung dan heartburn lebih dari dua kali seminggu dapat mengindikasikan Anda mengidap GERD.</p>



<p>Adapun gejala yang sering dijumpai ketika terserang GERD meliputi nyeri panas di dada yang biasanya terjadi setelah makan dan memburuk ketika berbaring.</p>



<p>Bantuan dari perubahan gaya hidup dan obat dapat membantu mengurangi gejala namun hanya biasanya bersifat sementara.</p>



<p>Jika penyakit ini semakin memburuk, akan lebih baik untuk segera menghubungi dokter ataupun klinik langganan Anda untuk mendapatkan penanganan yang tepat.</p>



<p>Pencegahan Penyakit Gastroesophageal reflux disease (GERD)</p>



<p>Salah satu cara yang paling ampuh untuk mengobati penyakit asam lambung adalah dengan menghindari makanan dan minuman yang dapat memicu gejalanya.</p>



<p>Berikut contoh daftar makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung naik :<br>-Gorengan dan makanan berlemak.<br>-Susu, keju, krim, es krim.<br>-Tomat, nanas, jeruk-jerukan.<br>-Cokelat.<br>-Bawang putih, bawang bombay, cabai.<br>-Kopi, teh, soda.<br>-Daun mint.</p>



<p>Kamu juga harus tahu beberapa metode yang dapat dilakukan sebagai pencegahan, antara lain:</p>



<p>1.Makan dengan porsi yang lebih kecil, tetapi lebih sering dan ubah jenis makanan yang dikonsumsi.<br>2.Berhenti merokok.<br>3.Tidur dengan menggunakan alas kepala yang lebih tinggi dari badan.<br>4.Makan paling tidak 2–3 jam sebelum tidur.<br>5.Cobalah untuk tidur di kursi saat tidur siang.<br>6.Saat alami obesitas, ada baiknya kurangi berat badan dengan berolahraga dan mengatur pola makan.<br>7.Hindari makanan berlemak dan asam.<br>8.Batasi asupan cokelat.<br>9.Jauhi makanan pedas.<br>10.Kurangi minuman berkarbonasi. ***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/cara-cegah-gastroesophageal-reflux-disease-gerd/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Salah ini Perbedaan Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD serta Keterkaitannya</title>
		<link>https://annurlab.com/jangan-salah-ini-perbedaan-heartburn-refluks-asam-lambung-dan-gerd-serta-keterkaitannya/</link>
					<comments>https://annurlab.com/jangan-salah-ini-perbedaan-heartburn-refluks-asam-lambung-dan-gerd-serta-keterkaitannya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Jan 2022 04:13:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[GERD]]></category>
		<category><![CDATA[Heartbun]]></category>
		<category><![CDATA[Refluks]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1589</guid>

					<description><![CDATA[Ketika seseorang mengalami rasa sakit yang berkaitan dengan lambung atau saluran pencernaan, kebanyakan menyangkanya sebagai penyakit asam lambung. Namun ternyata, terdapat beberapa penyakit yang berhubungan dengan lambung atau pencernaan seseorang. Heartburn atau dada terbakar, refluks asam lambung, dan GERD sejatinya merupakan tiga penyakit yang berbeda. Dilansir dari clevelandclinic, Refluks asam lambung adalah kelainan yang terjadi &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/jangan-salah-ini-perbedaan-heartburn-refluks-asam-lambung-dan-gerd-serta-keterkaitannya/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Jangan Salah ini Perbedaan Heartburn, Refluks Asam Lambung, dan GERD serta Keterkaitannya"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Ketika seseorang mengalami rasa sakit yang berkaitan dengan lambung atau saluran pencernaan, kebanyakan menyangkanya sebagai penyakit asam lambung.</p>



<p>Namun ternyata, terdapat beberapa penyakit yang berhubungan dengan lambung atau pencernaan seseorang.</p>



<p>Heartburn atau dada terbakar, refluks asam lambung, dan GERD sejatinya merupakan tiga penyakit yang berbeda.</p>



<p>Dilansir dari clevelandclinic, Refluks asam lambung adalah kelainan yang terjadi ketika katup di saluran pencernaan terbuka di saat yang tidak seharusnya.</p>



<p>Hal ini membuat isi lambung (asam, jus pencernaan, enzim dan / atau makanan) dapat mengalir kembali dari perut ke kerongkongan dan menyebabkan gejala.</p>



<p>Dalam kondisi normal, seseorang bisa mengalami refluks asam lambung hingga satu jam per hari dan tak merasakannya.</p>



<p>Ketika kamu menelan, kerongkongan terbuka dan kemudian meremas makanan.</p>



<p>Di bagian paling bawah kerongkongan, ada katup yang memisahkannya dari perut. Katup itu normalnya harus tertutup.</p>



<p>Saat kamu menelan, katup terbuka sehingga makanan bisa melewatinya, dan kemudian ia menutup lagi. Namun dalam kondisi ini, katub dapat terbuka kembali dan membuat cairan dalam lambung kembali ke kerongkongan.</p>



<p>Menurut spesialis gastroenterologi Scott Gabbard, jika seseorang memiliki masalah refluks, hal itu dapat menyebabkan heartburn.</p>



<p>Heartburn ini merupakan rasa sensasi terbakar di bagian tengah dada, di bawah tulang dada, terutama setelah makan atau pada malam hari saat kamu berbaring.</p>



<p>Jadi, heartburn adalah gejala refluks asam lambung. Refluks asam lambung ini juga dapat menyebabkan regurgitasi &#8211; naiknya makanan dari kerongkongan atau lambung tanpa disertai oleh rasa mual maupun kontraksi otot perut.</p>



<p>Sedangkan GERD, adalah singkatan dari penyakit Gastroesophageal Reflux Disease. Ini adalah kondisi refluks asam lambung yang lebih parah, di mana isi lambung yang mengalir kembali ke kerongkongan menjadi masalah.</p>



<p>Hal tersebut terjadi karena adanya kelainan pada sistem pencernaan yang memengaruhi kinerja otot kerongkongan bagian bawah.</p>



<p>Kondisi ini juga dapat menyebabkan batuk atau terasa seperti ada benjolan di belakang tenggorokan.</p>



<p>Jika muncul gejala GERD, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Pasalnya, GERD harus mendapat perawatan untuk menghindari masalah kesehatan yang lebih buruk dalam jangka panjang.<strong> </strong>***</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/jangan-salah-ini-perbedaan-heartburn-refluks-asam-lambung-dan-gerd-serta-keterkaitannya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
