<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>anak &#8211; Klinik An Nur</title>
	<atom:link href="https://annurlab.com/tag/anak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://annurlab.com</link>
	<description>Mitra Kesehatan Pendukung Kesuksesan Anda</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Sep 2021 03:02:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.6.2</generator>

<image>
	<url>https://annurlab.com/wp-content/uploads/2020/12/Logo-annur.png</url>
	<title>anak &#8211; Klinik An Nur</title>
	<link>https://annurlab.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kenali Gejala Anemia pada Anak</title>
		<link>https://annurlab.com/kenali-gejala-anemia-pada-anak/</link>
					<comments>https://annurlab.com/kenali-gejala-anemia-pada-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Sep 2021 03:02:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[anemia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1509</guid>

					<description><![CDATA[Anemia, salah satu fenomena kekurangan darah dalam tubuh ini ternyata tak hanya terjadi pada orang dewasa. Anak-anak juga dapat menjadi salah satu penderita anemia. Anemia adalah gangguan kesehatan saat jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah level normal usia anak. Penyebab utama anemia sendiri adalah defisit zat besi pada tubuh, tapi ada juga &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/kenali-gejala-anemia-pada-anak/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Kenali Gejala Anemia pada Anak"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Anemia, salah satu fenomena kekurangan darah dalam tubuh ini ternyata tak hanya terjadi pada orang dewasa. Anak-anak juga dapat menjadi salah satu penderita anemia.</p>



<p>Anemia adalah gangguan kesehatan saat jumlah sel darah merah dalam tubuh menurun di bawah level normal usia anak. Penyebab utama anemia sendiri adalah defisit zat besi pada tubuh, tapi ada juga beberapa penyebab lain yang mampu memicu kondisi anemia.</p>



<p>Anemia ini kadang menyebabkan anak sering terlihat lesu dan pucat, salah satunya penyakit anemia. Namun, ada berbagai gejala lain yang mengindikasikan anemia dalam tubuh anak. Oleh sebab itu, kenali tanda-tandanya, jangan biarkan gangguan kesehatan yang satu ini menghambat kebahagiaan dan tumbuh kembang Anak.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Gejala Anemia pada Anak</h2>



<p>Ada beberapa gejala dan indikasi umum terkait anemia pada anak. Berikut di antaranya:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Peningkatan detak jantung (berdebar);</li><li>Seringkali terlihat lesu dan mudah lelah;</li><li>Anak sering merasa pusing saat berdiri;</li><li>Sakit kepala;</li><li>Lidah anak membengkak;</li><li>Anak menjadi cepat rewel;</li><li>Peningkatan risiko infeksi akibat penurunan kekebalan dan daya tahan tubuh;</li><li>Selain kulit, daging kuku dan bagian kelopak mata terlihat pucat.</li></ul>



<h2 class="wp-block-heading">Penyebab Anemia</h2>



<p>Penyebab utama anemia pada anak umumnya adalah kekurangan zat besi dan vitamin (asam folat dan vitamin B12) pada tubuh. Alhasil, tubuh anak tidak mampu menghasilkan sel darah merah yang cukup.</p>



<p>Lalu mengapa tubuh dapat menjadi lemas karena kekuragan sel darah merah? Sel darah merah terdiri dari hemoglobin, yaitu protein yang bertugas untuk mengirimkan oksigen ke sel-sel lain dalam tubuh. Jika sel darah merah menurun, maka fungsi tubuh dapat terganggu akibat asupan oksigen yang disalurkan terganggu.</p>



<p>Namun, selain kurangnya zat besi yang menyebabkan penurunan sel darah merah, ada banyak faktor lain yang bisa menyebabkan anemia pada anak, yaitu:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Anak mengalami cedera atau luka berat;</li><li>Penyakit keturunan, seperti anemia sel sabit;</li><li>Mengalami kelainan genetik, seperti misalnya mengidap penyakit thalasemia;</li><li>Adanya efek samping dari paparan bahan kimia tertentu;</li><li>Efek samping penggunaan obat-obatan tertentu;</li><li>Anak mengalami pendarahan berat;</li><li>Si Kecil mengalami infeksi kronis;</li><li>Mengidap penyakit tertentu, seperti leukemia, penyakit autoimun, gagal ginjal, gangguan sumsum tulang. <strong>***</strong></li></ul>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/kenali-gejala-anemia-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Mengenali Gejala Asma pada Anak</title>
		<link>https://annurlab.com/cara-mengenali-gejala-asma-pada-anak/</link>
					<comments>https://annurlab.com/cara-mengenali-gejala-asma-pada-anak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[adminofannur]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 May 2021 07:27:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[asma]]></category>
		<category><![CDATA[gejala]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>
		<category><![CDATA[penyebab]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://annurlab.com/?p=1476</guid>

					<description><![CDATA[Bukan hanya orang dewasa yang dapat mengalami asma, anak-anak pun bisa mengidap penyakit kronis yang satu ini. Namun dalam apa yang terjadi pada anak-anak, gejala dan tingkat keparahan asma yang didierita tentunya berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa. Jika seorang anak dibawah usia 5 tahun menderita asma, akan sangat sulit untuk mendiapnosis ataupun mencari &#8230; <p class="link-more"><a href="https://annurlab.com/cara-mengenali-gejala-asma-pada-anak/" class="more-link">Continue reading<span class="screen-reader-text"> "Cara Mengenali Gejala Asma pada Anak"</span></a></p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Bukan hanya orang dewasa yang dapat mengalami asma, anak-anak pun bisa mengidap penyakit kronis yang satu ini.</p>



<p>Namun dalam apa yang terjadi pada anak-anak, gejala dan tingkat keparahan asma yang didierita tentunya berbeda dengan yang dialami oleh orang dewasa.</p>



<p>Jika seorang anak dibawah usia 5 tahun menderita asma, akan sangat sulit untuk mendiapnosis ataupun mencari tahu bahwa anak tersebut menderita asma dan menanganinya.</p>



<p>Ada anak yang mengalami gejala asma ringan, tetapi ada pula yang mengalami gejala berat setiap kali asmanya kambuh. Langkah penanganan asma pada anak umumnya disesuaikan dengan tingkat keparahan asma yang dialami anak dan seberapa sering gejala asma kambuh.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Faktor penyebab asma</h3>



<p>Penyebab seseorang terjangkit penyakit asma, baik pada orang dewasa dan anak-anak, hingga kini belum diketahui secara pasti.</p>



<p>Walaupun demikian, ternya ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena asma. Faktor-faktor tersebut antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Faktor genetik atau bawaan lahir</li><li>Paparan polusi udara, misalnya asap rokok atau menjadi perokok pasif</li><li>Paparan pemicu alergi (alergen), misalnya debu, bulu hewan, serbuk sari, dan tungau</li><li>Kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah</li><li>Cuaca ekstrem, misalnya suhu udara terlalu dingin</li><li>Infeksi saluran pernapasan berulang dan parah, seperti pneumonia dan bronkitis</li><li>Riwayat penyakit alergi, misalnya eksim dan alergi makanan</li><li>Riwayat anggota keluarga dengan penyakit asma, eksim, alergi, atau rhinitis</li></ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Gejala asma pada Anak</strong></h3>



<p>Gejala asma yang muncul pada setiap anak bisa berbeda-beda. Hal tersebut membuat asma pada anak sulit terdeteksi. Meski demikian, ada beberapa gejala utama yang umumnya muncul ketika anak mengalami serangan asma, yaitu napas berbunyi atau mengi, sesak napas, dan batuk.</p>



<p>Berikut ini beberapa gejala yang dapat muncul jika seorang anak mengidap penyakit asma:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Sulit bernapas atau napas tampak berat dan cepat</li><li>Anak tidak mau makan atau menyusu</li><li>Kulit pucat disertai kuku dan bibir kebiruan</li><li>Tampak lemas dan kurang aktif</li><li>Terlihat kurang bertenaga, mudah lemas atau capek, dan sering batuk saat beraktivitas</li><li>Otot dada dan leher tampak tertarik ketika anak bernapas atau hidung kembang kempis ketika bernapas</li><li>Anak tampak rewel karena merasa sesak atau tidak nyaman di dada</li></ul>



<p>Pada beberapa kasus, anak juga bisa mengalami gejala yang lebih para jika mengidap penyakit ini. Menengok dari kasus yang lebih parah, terdapat beberapa gejala yang dapat dicermati sebagai berikut:</p>



<ul class="wp-block-list"><li>Napas terengah-engah dan cepat, sehingga cara bicaranya gagap atau bahkan anak tidak bisa berbicara sama sekali</li><li>Kesulitan saat menarik napas</li><li>Perut terlihat mengempis ke bawah tulang rusuk saat anak bernapas</li><li>Anak masih merasa sesak napas meski telah mendapatkan obat asma</li><li>Penurunan kesadaran atau pingsan karena kekurangan oksigen</li></ul>



<p>Jika hal ini terjadi, segera bawa anak Anda ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat. <strong>*</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://annurlab.com/cara-mengenali-gejala-asma-pada-anak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
